(Oleh: Ausa An-nusaibah)
Bintang niskala
Bukan karena tak terlihat
Bukan karena tak bercahaya
Bukan karena terhalang
Bukan pula karena hilang
Ia ada namun dianggap tiada
Ia dirangkul oleh Enigma
Ia bersinar redup nan lembut
Mendampingi hadirnya bulan
Dalam nabastala gelap
Terukir elegi sendu yang tersirat
Bukan berharap akan jawab
Namun dusta bila ingat
Bahwa ia tetap bercahaya
Meski redup ditelan gulita
Ia masih berpayung pesan
Lewat cahaya yang amerta
Bintang niskala
Tak pernah benar benar tiada
Ia hanya menunggu saatnya
Untuk kembali bercerita
0 Komentar